Workshop Peningkatan Daya Saing Usaha BKPM RI

Workshop Peningkatan Daya Saing Usaha BKPM RI

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI bekerjasama dengan Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY mengadakan Workshop Peningkatan Daya Saing Usaha bertempat di Hotel Canvinton pada 26 April 2018. Workshop ini menghadirkan beberapa narasumber serta dihadiri oleh para pengusaha yang berasal dari seluruh DIY.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Bapak Budi Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat signifikan ternyata tidak lepas dari peran dari peran pelaku usaha baik pelaku usaha besar dan usaha kecil dan menengah (UKM) yang menopang pertumbuhan ekspor dan impor. Peran pelaku usaha terutama UKM yang begitu besar dan signifikan harus terus dijaga dan dikembangkan untuk bisa bersaing pada era persaingan global. Penerapan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada awal 2016 yang memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi. Peningkatan daya saing dan keunggulan kompetitif suatu wilayah yang terutama ditunjang dengan peningkatan kemampuan para pelaku usaha di wilayah tersebut menjadi suatu keharusan.

Disampaikan pula bahwa sejalan dengan hal tersebut, peningkatan daya saing usaha tidak dapat dilakukan dengan cara-cara konvensional. Inovasi dibutuhkan oleh usaha mikro, kecil, dan menengah untuk tumbuh dan bertahan di tengah persaingan usaha yang semakin kompetitif. Namun demikian, inovasi harus disesuaikan dengan kendala yang ada mengingat keterbatasan jumlah tenaga kerja, jumlah aset, jumlah pendapatan, dan jumlah anggaran untuk melakukan inovasi. Bentuk dari inovasi yang dapat dilakukan suatu usaha dalam upaya meningkatkan daya saingnya antara lain, inovasi model bisnis, pemasaran, organisasi, proses dan teknologi, produk, pelayanan, serta rantai pasok. Sumber daya manusia menjadi faktor penting dalam peningkatan kinerja dan inovasi usaha mikro, kecil, dan menengah.

“Menjadi harapan kita semua bahwa selepas mengikuti kegiatan ini peserta workshop sekalian akan menjadi pelaku usaha yang dapat terus meningkatkan daya saing melalui berbagai inovasi serta siap menghadapi segala tantangan yang ada; termasuk penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”, imbuhnya.

Workshop ini menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Kasubdit Kemitraan BKPM RI, Bp. Bagus Manik Adjie, S.Sos, Sekretaris Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. Rachmawan Budiarto, Plt. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY, Drs. Tri saktyana, M.Si., First Senior Manager/Relationship Manager PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Area Yogyakarta, Ibu Anita Kristianingsih, serta Owner Perusahaan Sepatu Batik (Si Kaki), Bapak Anto Wibisono.

Diharapkan oleh masing – masing narasumber bahwa kegiatan ini dapat membantu para peserta yang merupakan pengusaha untuk mampu meningkatkan daya saingnya dari segala aspek dengan segala metode yang ada. Di era MEA dan perdagangan bebas ini semua pelaku usaha semakin dituntut untuk mampu meningkatkan daya saingnya. Kreativitas dan Inovasi merupakan kunci keberhasilan usaha.

 

Dinas Terkait